Radio Teman Sejati

Radio Teman Sejati, Radio di Solok Selatan Sumatera Barat. Info, berita dan hiburan lokal.

Rencana Perubahan Sertifikasi Guru Oleh Kemendikbud

Rencana Perubahan Sertifikasi Guru Oleh Kemendikbud

Padang Aro, akan ada perubahan syarat pencairan sertifikasi guru oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI). Hal ini dikatakan oleh Ketua MKKS SMA Solok Selatan, Syamsuria di Padang Aro kemarin (06/02/2017) melalui sesi wawancara.

“saya mendapatkan pesan bahwa akan ada rencana perubahan sertifikasi Guru oleh Kemendikbud RI dalam waktu dekat ini” kata Syamsuria.

“Informasi ini mengacu pada pesan yang disampaikan oleh Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Sumarna Surapranata dan akan segera dikeluarkan Permendikbudnya” kata Syamsuria

“Rencana perubahannya yaitu Kemendikbud akan merevisi aturan kewajiban tatap muka minimal 24 jam per minggu bagi guru sebagai syarat pencairan tunjangan profesi guru. Syarat pencairan diganti dengan kewajiban berada di sekolah selama delapan jam sehari atau 40 jam untuk lima hari kerja dalam sepekan.” jelas Syamsuria

Aturan guru harus bekerja delapan jam per hari atau 40 jam per minggu tersebut juga sudah tertulis di dalam Pasal 35 ayat (1) UU Nomor 14 tentang Guru dan Dosen.

Di pasal itu disebut ada lima tentang tugas guru, yaitu merencanakan, melaksanakan (mengajar), menilai, membimbing, dan tugas tambahan lainnya. Sementara pada ayat (2) disebutkan bahwa beban kerja tersebut adalah 24 jam minimal dan maksimal 40 jam tatap muka.

“Selama ini, untuk memenuhi tatap muka tersebut, beberapa guru mencari (mengajar) sampai ke sekolah lain dan dampaknya, guru hanya disibukkan dengan mengejar-ngejar pemenuhan tatap muka atau melaksanakan pembelajaran untuk memenuhi 24 jam, sehingga empat fungsi guru yang lainnya terabaikan” ungkap Syamsuria

Hal ini senada dengan yang dikatakan oleh Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Sumarna Surapranata.

“Jadi, jika jam masuk sekolah guru mulai pukul 07.00, pulangnya pukul 15.00 WIB, Nah, 40 jam itu dijadikan delapan jam per hari. Guru tidak perlu pergi ke mana-mana, mengejar-ngejar 24 jam, tapi cukup di sekolahnya,” papar Pranata di Jakarta.

Syamsuria sangat berharap Permendikbud ini segera dikeluarkan karena akan berdampak sangat signifikan terhadap kinerja guru untuk lebih fokus di sekolahnya.

“Kami yakin dengan adanya aturan 40 jam ini akan memberikan perubahan yang sangat signifikan terhadap kinerja guru. Semoga cepat terealisasi” harap Syamsuria.

Syamsuria, Ketua MKKS SMA Solok Selatan

Tags: , ,