Radio Teman Sejati

Radio Teman Sejati, Radio di Solok Selatan Sumatera Barat. Info, berita dan hiburan lokal.

Cegah Paham Komunisme Masuk Ke Solok Selatan, PKS Adakan Seminar Pendidikan Politik

Cegah Paham Komunisme Masuk Ke Solok Selatan, PKS Adakan Seminar Pendidikan Politik
Seminar Pendidikan Politik 2017

Paham Berbahaya Komunisme

Untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat Solok Selatan akan bahaya laten Komunisme, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Solok Selatan mengadakan Seminar Pendidikan Politik 2017.

“Agar kita semua sadar akan bahaya yang dapat timbul dengan adanya paham komunisme ini” kata Effendi Muharram, Ketua DPD PKS Solok Selatan.

Seminar ini banyak di hadiri oleh kelompok tani, simpatisan dan kader PKS.

“sengaja kami mengundang banyak kelompok tani, agar tidak terulang lagi Komunisme yang memanfaatkan petani sebagai tamengnya. Kami ingin petani Solok Selatan tidak hanya memiliki ilmu pertanian yang tinggi namun juga semakin dekat dengan Allah SWT.” kata Effendi.

Seminar yang diadakan di Aula Yayasan Marhamah, Minggu (19/02), menghadirkan pembicara Mochlasin, S.Si, Anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat dari Komisi 4 Partai Keadilan Sejahtera. Ia berharap semua elemen masyarakat semakin dekat kepada Allah SWT.

Bangga Sebagai Muslim

“Apapun profesi yang kita tekuni itu hanyalah aksesoris dunia. Yang sesungguhnya adalah kita harus bangga sebagai muslim. Karena seorang muslim tidak hanya bekerja untuk dunianya saja namun juga untuk akhiratnya.” ujar Mochlasin

Paham Komunisme sudah mulai merongrong kedaultan negara Republik Indonesia.

“Negara kita sudah mulai dimasuki oleh orang-orang tersebut (komunis). Lalu mereka memutar balikkan fakta, Islam dikatakan tidak mendukung Bhinneka Tunggal Ika, padahal Umat Islam lah yang membuat Bhinneka Tunggal Ika.” ujar Mochlasin

“Mereka (komunis) sudah masuk kedunia anak-anak dan remaja dengan disuguhi permainan yang melenakan seperti PS, Game, dan Internet. Sehingga anak-anak jauh dari Pendidikan Agama, akhirnya jauh dari Islam” tambah Mochlasin

“jangan sampai anak-anak kita nanti tidak mengerti agama, sehingga mudah sekali paham komunisme masuk kedalam pikiran mereka” harap Mochlasin

Tags: ,