Radio Teman Sejati

Radio Teman Sejati, Radio di Solok Selatan Sumatera Barat. Info, berita dan hiburan lokal.

banner 728x90

Sumbar, Pengangguran Lulusan Perguruan Tinggi Capai 17,4 Persen 

Sumbar, Pengangguran Lulusan Perguruan Tinggi Capai 17,4 Persen 
Gambar : Internet

Sumatera Barat (radiotemansejati) – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, tingkat pengangguran di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) mengalami peningkatan.

Berdasarkan data BPS, sebanyak 2,48 juta atau setengah dari 5 juta orang penduduk Sumbar merupakan usia angkatan kerja. Dari jumlah itu, jumlah pengangguran yang terdata pada Agustus 2017 mencapai 138.700 orang,

Artinya terjadi peningkatan daro 5,09 persen pada Agustus 2016 menjadi 5,58 persen pada Agustus 2017.

”Kondisi ini menggambarkan banyaknya tenaga kerja yang tidak terserap di pasar kerja. Setidaknya. dari 100 orang angkatan kerja di Sumbar, 6 orang di antaranya adalah pengangguran,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar. Sukardi di Padang, Selasa ( 7/11/2017).

Menariknya, jika ditinjau dari tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan, tingkat pengangguran terbuka untuk lulusan perguruan tinggi dari jalur diploma I, II, dan III, menempati posisi teratas dengan angka 10,26 persen dan universitas sebesar 6,78 persen. Sehingga, total tingkat penggangguran tamatan perguruan pendidikan tinggi mencapai 17,4 persen.

Sedangkan posisi kedua ditempati lulusan SMK dengan angka 8,55 persen, SMA 7,81 persen, SMP 3,93 persen, dan SD 3,47 persen.

“Hal ini lantaran angkatan kerja yang memegang ijazah SD misalnya, cenderung mau menerima apapun bentuk pekerjaan yang ditawarkan. Sehingga, tingkat pengangguran bagi penduduk dengan pendidikan lebih kecil dibanding dengan tamatan pendidikan yang lebih tinggi,” ulas Sukardi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar, Nazrizal, mengatakan untuk mengurangi pengangguran, pemerintah terus melakukan gebrakan dengan mengadakan kegiatan job fair setiap tahun. Bahkan, ada yang dilaksanakan sekali tiga bulan.

“Job fair akan memberikan peluang bagi pencari kerja untuk bertatap muka langsung dengan penerima kerja. Untuk itu, kita berharap pelaksanaan job fair akan mengurangi angka pengangguran di Sumbar,” pungkasnya.