Radio Teman Sejati

Radio Teman Sejati, Radio di Solok Selatan Sumatera Barat. Info, berita dan hiburan lokal.

Pencurian Ternak

Tanpa Bersuara, Dua Ekor Sapi Di Belakang Rumah Dicuri

Tanpa Bersuara, Dua Ekor Sapi Di Belakang Rumah Dicuri
Pemilik Ternak, Dodon di depan kandang sapi miliknya.

Pauh Duo (radiotemansejati) – Dua ekor sapi jenis sapi kampung dicuri dari kandangnya yang berjarak hanya tiga meter di halaman belakang rumah pemilik, Senin (29/1) dini hari sekitar pukul 01.00 – 04.00 WIB.

Pencurian hewan ternak tersebut terjadi di Jorong Durian Tigo Capang, Nagari Alam Pauh Duo, Pauh Duo. Padahal posisi rumah dan kandang berada di tepi jalan Nasional Muaralabuh-Padang Aro yang ramai dan kondisi terang.

Pemilik ternak, Dodon Yanofri (45) menjelaskan malam tersebut dirinya baru saja pulang dari bekerja pada pukul 23.30 WIB, dan menyempatkan diri kebelakang rumah untuk mengecek kondisi sapi miliknya.

“Malam tadi kedua sapi tersebut masih ada di kandang dalam kondisi terikat dengan baik dan pintu kandang sudah tertutup dan terkunci rapat,” katanya saat diwawancara dirumahnya.

Lalu dirinya sempat menonton Televisi sebentar dan kemudian ia tertidur pada pukul 01.00 WIB malam bersama seluruh anggota keluarganya.

Pada pukul 4 dini hari dirinya terbangun dan menghidupkan pompa air untuk mengisi air di kamar mandi. Pada saat itu dia tidak menaruh curiga sama sekali dan tidak sempat melihat kondisi kandang.

“dan pada pukul 5 subuh saya kebelakang untuk melihat sapi, ternyata kedua sapi tersebut sudah tidak ada lagi,” ujarnya lemas.

“benar-benar tanpa bersuara, kami sekeluarga tidak mendengar sama sekali suara yang mencurigakan, padahal di sekitar kami ada proyek yang bekerja 24 jam dan terang benderang,” tambahnya yang sudah berusaha pembesaran sapi sejak 2007.

Berdasarkan jejak jalan dan kotoran yang ada, kedua sapi tersebut digiring melalui kebun disamping rumahnya dan diduga dinaikkan di mobil yang terparkir di tepi jalan kurang lebih 100 meter dari lokasi kandang.

Kedua sapi tersebut sudah empat bulan ia pelihara dan saat ini umurnya sudah 1,5 Tahun diperkirakan bernilai jual Rp. 8 juta /ekor. Total kerugian yang di tanggungnya mencapai Rp. 16 Juta.

Kapolsek Sungai Pagu, Iptu Agustinus Pigay membenarkan adanya laporan kehilangan ternak yang terjadi diwilayahnya.

“saat ini masih didalami dan pelaku masih dalam penyelidikan,” ujarnya melalui pesan singkat.

Kapolsek menghimbau pentingnya mengaktifkan kembali Poskamling disekitar tempat tinggal warga.

“mengingat akhir-akhir ini tindak pidana pencurian sangat gencar, kami himbau kepada wali nagari dan wali jorong secara bersurat maupun secara langsung melalui bhabinkamtibmas agar diaktifkan kembali pos rondanya,” tukasnya.

Tags: , ,