Animo Sunatan Massal Membludak

Sungai pagu (radiotemansejati) – Keikutsertaan masyarakat untuk menyunatkan anak laki-laki nya pada sunatan massal yang diselenggarakan Ikatan Masyarakat Solok Selatan (IKAMASS) membludak. Dari target 57 anak laki-laki ternyata yang datang lebih dari 110 anak. Hal ini diungkap oleh Ketua Panitia Pelaksana Sunatan Massal IKAMASS, Efi Lizia.

“Sungguh diluar perkiraan, kami meminta tiga orang anak pernagari untuk ikut serta. Namun yang datang pada saat acara lebih dari dua kali lipatnya” akunya di Rumah Gadang Bpk Rildo Ananda Anwar, Selasa (23/05/2017)

Namun hal ini menggembirakan seluruh panitia yang terdiri dari IKAMASS, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Solok Selatan. “Kami sangat gembira dengan animo masyarakat ini. Kami berharap semoga apa yang diperbuat ini bisa bermanfaaat bagi Solok Selatan” ujar Efi.

Ia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi orang asli Solok Selatan yang merantau di luar daerah yang tergabung dalam organisasi IKAMASS, terutama di Jakarta dan sekitarnya. “walaupun hanya sebatas sunatan massal, semoga hal ini tetap menunjukkan kepedulian kami terhadap kampung halaman” ungkapnya.

Acara tersebut berlangsung selama dua hari. Hari pertama berlangsung untuk 19 Nagari dari kecamatan KPGD, Sungai Pagu dan Pauh Duo, berpusat di Rumah Gadang Bapak Rildo Ananda di Sungai Pagu.

Untuk Hari kedua berlangsung untuk 20 nagari dari kecamatan yang ada di wilayah sangir yang akan berpusat di Puskesmas Lubuk Gadang, Puskesmas Bidara Alam, dan Puskesmas Lubuk Ulang Aling.

Kabid Pemberdayaan Masyarakat Dinas Sosial PMD Solok Selatan, Sasrawati mengatakan bahwa Dinas Sosial bertindak sebagai koordinasi ke tiap nagari. Terkait besarnya animo masyarakat ia mengaku bahwa masyarakat langsung datang ke lokasi tanpa melalui konfirmasi ke wali nagari terlebih dahulu. Namun ia mengaku cukup senang dengan partisipasi masyarakat tersebut.

Staf Dinas Kesehatan Solok Selatan, Yuafdal mengatakan bahwa Dinas Kesehatan Solok Selatan membantu penyelenggaraan Sunatan massal ini dengan mengerahkan tujuh meja operasi kecil. “selain itu kami juga mengerahkan 2 dokter, bidan, perawat dan mantri terlatih untuk membantu” ujarnya.

Seluruh peserta sunatan massal diberikan bingkisan paket sebagai kenang-kenangan.

Komentar Sahabat

Close
%d blogger menyukai ini: