Tokoh Masyarakat Pertanyakan Keseriusan Mitra Kerinci Untuk Lahan Masjid Agung

Padang Aro (radiotemansejati) – Tukar guling lahan seluas 5 Hektar untuk pembangunan Masjid Agung Solok Selatan di lokasi bekas pasar sungai lambai masih belum juga tuntas. PT. Mitra Kerinci selaku pemegang Hak Guna Usaha (HGU) di lokasi tersebut belum juga menyetujui tukar guling tersebut.

“Mitra Kerinci sudah melengkapi seluruh dokumen dan persyaratan terkait lahan tersebut, dan sudah kami kirimkan ke RNI (Rajawali Nusantara Indonesia) perusahaan induk kami. Selain itu kami juga sudah berkonsultasi dengen kementerian BUMN,” ujar¬†Direktur Mitra Kerinci, Yosdian Adi Pramono pada rapat terbuka di Kantor Bupati Solok Selatan, Rabu (26/6/2017).

“Dan hasilnya pihak RNI dan Kementerian BUMN belum menyetujui tukar guling lahan tersebut” tambahnya.

Pertemuan Pemerintah, Tokoh Masyarakat, dan Mitra Kerinci

Mendapati informasi tersebut Wakil Bupati Solok Selatan, H. Abdul Rahman menanggapi hal tersebut dengan penuh pertanyaan. “Kenapa untuk mendirikan sebuah masjid saja sulit sekali tukar guling lahannya ?” tanyanya.

Wakil Ketua KAN Lubuk Gadang, Syafrike juga menanyakan hal serupa, “Kami mempertanyakan keseriusan Mitra Kerinci untuk meloloskan tukar guling lahan tersebut. Kami hanya menginginkan sebagian kecil lahan mitra kerinci, kenapa sulit sekali ?. Seluruh ninik mamak dan dua raja tidak ada satupun yang menolak pembangunan Masjid Agung,” ujarnya dengan mimik serius.

Tokoh Masyarakat lainnya juga menanyakan hal serupa, bahkan dengan nada yang cukup tinggi.

Dengan nada berat Kepala Dinas Pertanian, Tri Handoyo menekankan keseriusan dari pihak Mitra Kerinci, RNI, dan Kementerian BUMN. “Kami akan kejar semua kemungkinan yang bisa kami dapatkan untuk meloloskan lahan tersebut,” ujarnya.

Komentar Sahabat

Close
%d blogger menyukai ini: