Solsel Kembangkan Padi Organik di Simancuang

Pauh Duo (radiotemansejati) – Lahan pertanian seluas 20 Hektar di Jorong Simancuang, Nagari Alam Pauh Duo dikembangkan sebagai pusat padi organik Kabupaten Solok Selatan. Sebelumnya telah juga dikembangkan padi organik seluas 20 Hektar di Nagari Pakan Rabaa Utara.

Ketua sekolah lapangan usaha organik Simancuang, Tasril di Jorong Simancuang (22/1) mengatakan, kelompoknya terdiri dari 30 orang sudah mulai menanam padi organik sejak tahun lalu (2017), dan sudah satu kali panen.

Ia mengakui menanam padi organik banyak memberikan manfaat dan keuntungan bagi kelompok tani yang dipimpinnya dibandingkan padi anorganik.

“Kemarin kami mendapatkan hasil panen 6,8 ton/hektar gabah kering untuk lahan yang sebelumnya anorganik. Bahkan untuk lahan yang sebelumnya tidak bisa sama sekali ditanami padi, saat ini bisa menghasilkan 4,8 Ton/Hektar,” jelasnya.

Kelompoknya tidak lagi menggunakan pupuk kimia yang mahal, cukup dengan menggunakan pupuk kandang dari kotoran sapi yang mereka pelihara.

“Setiap satu hektare lahan padi organik membutuhkan 1,5 ton pupuk kandang dan saat ini masih kesulitan untuk memenuhinya karena saat ini baru ada enam ekor sapi,” ujarnya.

Melihat keberhasilan tersebut, Bupati Solok Selatan, H. Muzni Zakaria pada saat kunjungan di lokasi padi organik simancuang(22/1) mengatakan akan menjadikan Jorong Simancuang sebagai kawasan organik.

“Simancuang akan dijadikan kawasan organik yang ramah lingkungan karena mereka sudah berhasil mengelola lingkungan dengan baik serta memanfaatkannya dengan baik sehingga bernilai ekonomis,” kata Bupati.

Bupati juga mendukung pengembangan komoditi organik lainnya tidak hanya padi saja.

“kesemuanya itu akan menjadikan Simancuang sebagai kawasan organik di Solok Selatan,” tukas Bupati.

Komentar Sahabat

Close
%d blogger menyukai ini: