Inilah Analisa Penyebab Solok Selatan Sering Dilanda Banjir

Solok Selatan (radiotemansejati) – Kabupaten Solok Selatan khususnya wilayah muaralabuh (Sungai Pagu, Pauh Duo, dan Koto Parik Gadang Diateh) acap kali dilanda banjir, bahkan banjir bandang (galodo).

Ditanya seusai sosialisasi dan launching (pemancangan) pembangunan sarana dan prasarana pengendalian banjir dan sedimen batang bangko kabupaten Solok Selatan di Kotobaru (26/9/2017), wakil dari Balai Sungai Wilayah Sumatera V, Al Izhar mengemukakan beberapa analisa penyebab banjir tersebut.

Analisa pertama yang ia kemukakan adalah kecuraman lereng Bukit Barisan dibagian Muaralabuh cukup tinggi (curam), sehingga menyebabkan air cukup deras turun ke arah Muaralabuh.

“kalau tidak ada penahan air berupa pepohonan maka air akan semakin cepat turun sampai ke dataran,” ujarnya.

Analisa kedua adalah banyaknya sungai yang berbelok, sehingga ia menilai perlunya normalisasi. “banyaknya belokan berpotensi mengakibatkan banyaknya material yang akan menumpuk, diperlukan normalisasi,” tuturnya.

Panjang sungai yang pendek juga bisa menjadi penyebab seringnya Solok Selatan dilanda banjir. “Sungai di Muaralabuh itu pendek-pendek (panjangnya), sehingga akan menyebabkan cepat berkumpul di hulu, seperti di Batang bangko dan Batang Suliti,” jelasnya.

Namun ia juga tidak menampik penebangan liar yang dilakukan di daerah hulu bisa menyebabkan banjir di Solok Selatan. “itu (penebangan liar) juga bisa jadi penyebab terjadinya banjir,” tukasnya.

Sehingga ia menilai diperlukan usaha pengendalian banjir di Solok Selatan “minimal bisa memperkecil kemungkinan banjir di Solok Selatan,” ujarnya.

Komentar Sahabat

Close
%d blogger menyukai ini: