Solok Selatan – Meski pandemi covid-19 melanda Kabupaten Solok Selatan selama 2020, namun Angka kemiskinan di kabupaten tersebut tercatat menurun.
“Untuk tingkat kemiskinan penduduk Solok
Selatan terus mengalami penurunan tahun 2019 sebesar 7,33% dan sekarang menjadi 7,15%,” urai Plt Bupati Solok Selatan diwakili Pj Sekretaris Daerah Solok Selatan, Fidel Efendi pada rapat paripurna DPRD HUT Kabupaten Solsel ke-17 di Padang Aro, Kamis (7/1).
Ia menambahkan penurunan tersebut membuktikan bahwa pemerintahan Solok Selatan cepat tanggap akan perubahan ekonomi akibat pandemi Covid 19.
Dilanjutkannya, tingkat pengangguran mengalami fluktuatif, pada tahun 2018 mengalami peningkatan menjadi 5,85%, pada tahun 2019 mengalami penurunan menjadi 4,91%.
“Akan tetapi di tahun 2020 sedikit mengalami kenaikan dampak Covid 19 menjadi 5,62 % dan hal ini dialami oleh seluruh Kabupaten/Kota di Sumatera Barat,” ujarnya.
Untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2020 dijelaskannya, mengalami peningkatan dari 68,84 pada tahun 2019 menjadi 69,04 pada tahun 2020.
“angka ini diambil dari 3 indikator yakni, angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah, dan harapan lama sekolah, ” tuturnya.
