Polsek KPGD Berhasil Gagalkan Peredaran Bangkai Sapi, Diduga Akan Dijual Ke Padang

Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) (radiotemansejati) – Kapolsek KPGD, AKP Henwel dan jajarannya berhasil menggagalkan upaya peredaran bangkai sapi, Sabtu malam (30/9/2017) di KPGD.

“pada pukul 20.30 di Jalan Raya Muaralabuh – Padang, tepatnya di Jorong Batu Kulambai Nagari Pakan Rabaa Tangah, kami mengamankan satu unit mobil Suzuki Pick Up BA 8478 YN, membawa seekor sapi yang diduga sebelumnya sudah mati,” ungkap AKP Henwel di KPGD (1/10/2017).

“Di dalam mobil tersebut terdapat tiga orang, satu orang pengemudi mobil, berinisial AS (38) warga Nagari Kotobaru, temannya berinisial Y (38) warga Bariang Rao-rao untuk menemani perjalanan, dan satu lagi yang diduga pemilik, AP (38) pekerjaan PNS (Pegawai Negeri Sipil) di Dinas Peternakan merupakan warga Pakan Rabaa,” jelasnya.

AKP Henwel menjelaskan berdasarkan pengakuan awal pelaku AP, bangkai sapi tersebut akan dibawa ke Bukit Tinggi untuk makanan hewan di Kebun Binatang Bukit Tinggi.

“namun setelah dilakukan interogasi dan penyelidikan, baru diakuinya bangkai sapi tersebut akan dilepas ke Padang untuk dijual ke konsumen,” tuturnya.

Bangkai sapi tersebut didapat dari seorang petani, IG (48) warga Sawah laweh, Pakan Rabaa. “Diperkirakan sapi mati kemarin pukul lima sore (30/9/2017), dan oleh pelaku sapi tersebut dibelah perutnya dan dikeluarkan isinya,” katanya.

Masih menurut pengakuan AP, Kapolsek KPGD mengatakan bangkai sapi jenis Simental tersebut dibeli pelaku AP seharga Rp. 3 Juta, dan akan di jual di Padang dengan harga Rp. 85 rb per kilogram. “diperkirakan seluruhnya bisa terjual mencapai Rp. 11 juta,” katanya.

“Berdasarkan pengakuan pelaku, ini merupakan yang kedua kali katanya, yang pertama tahun 2015 sapi mati dari Pekonina di jual juga di Padang,” ujarnya.

Saat ini bangkai sapi tersebut sudah dikubur dan pelaku masih diamankan di Polsek KPGD.

Bangkai Sapi Dikuburkan

Komentar Sahabat

Close
%d blogger menyukai ini: