Rp. 1,1 Triliun Lebih Dibutuhkan Solok Selatan Untuk Pencegahan Banjir

Banjir Bandang Solok Selatan

Solok Selatan – Kepada Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jhon Wempi Wetipo di Jakarta, Senin (30/12/19), Bupati Solok Selatan, H Muzni Zakaria menyampaikan ekspose dan proposal penanganan infrastruktur sarana dan prasarana umum pasca bencana melalui APBN/APBN-P dengan total permohonan mencapai Rp. 1,1 Triliun lebih.

Bupati bersama Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menyampaikan proposal tersebut terdiri dari berbagai usulan pekerjaan, diantaranya pemindahan lokasi muara pertemuan Sungai Batang Suliti dengan Batang Bangko, pembangunan pengendalian banjir dan sedimen Batang Bangko (Kegiatan Lanjutan).

Lalu termasuk juga pengendalian banjir dan penguatan tebing Batang Liki dan Batang Sangir, pembangunan jembatan gantung crossing Sungai Batang Hari, pembangunan jembatan Sungai Pangkua, dan kegiatan lainnya.

“Beberapa usulan kegiatan tersebut perencanaannya sudah selesai, yakni Pengendalian banjir dan penguatan tebing Batang Liki dan Batang Sangir. Sedangkan yang lainnya dalam proses perencanaan,” jelas Bupati.

Bupati menambahkan bahwa semua jenis kegiatan yang diajukan menurutnya perlu penanganan segera, untuk perbaikan pasca bencana serta sebagai langkah pencegahan terjadinya banjir di masa yang akan datang.

Dijelaskannya, kegiatan yang diusulkan juga berdampak besar terhadap perekonomian dan aktifitas masyarakat. Namun dikarenakan anggaran yang sedemikian besar, serta terbatasnya APBD Solok Selatan, maka Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menyampaikan permohonan, agar pekerjaan-pekerjaan tersebut dapat dibantu melalui dana APBN/APBN-P.

Dan untuk melihat langsung kondisi pasca bencana banjir yang melanda Solok Selatan, menurutnya pada awal Januari 2020 besok direncanakan Wakil Menteri PU&PR akan berkunjung ke Solok Selatan.

“Alhamdulillah, beliau (Wamen) merespon proposal kita dengan baik. Bahkan tadi menurutnya, beliau akan mengunjungi Solok Selatan pada tanggal 2 Januari besok (Kamis) ,” jelas Bupati.

Komentar Sahabat

Close
%d blogger menyukai ini: