Pauh Duo, (Radio Teman Sejati) – Upaya pengentasan kemiskinan dan pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19 terus diupayakan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Selatan (Solsel), setelah sebelumnya sejak Bulan April, Pemkab Solsel melakukan penyaluran bantuan pangan cadangan beras di 3 Nagari yang berbeda di Kec. Koto Parik Gadang Diateh, kini bantuan tersebut telah sampai kepada keluarga penerima manfaat di Nagari Alam Pauh Duo, Kec. Pauh Duo.
Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi yang dalam hal ini turun langsung untuk menyerahkan bantuan tersebut menyebut bahwa kegiatan ini dilakukan untuk pengentasan kemiskinan dan pemulihan ekonomi.
“Instruksi Presiden RI, kita harus mengentaskan kemiskinan ekstrim, hari ini lebih kurang 24.000 kemiskinan ekstrim masih terjadi di Kab. Solok Selatan, dan kita menargetkan di tahun 2024 nanti angka kemiskinan ekstrim menjadi 0% (Nol Persen),” Ungkapnya di Halaman Kantor Wali Nagari Alam Pauh Duo, Rabu (3/5/2023).
Untuk itu melalui Badan Pangan Nasional, Pemerintah terus berupaya memberikan bantuan-bantuan yang berdampak langsung terhadap perekonomian dan kebutuhan masyarakat Kab. Solok Selatan. Ia menghimbau agar seluruh stakeholder mulai dari tingkat jorong, Nagari hingga Kecamatan agar mendata angka kemiskinan ekstrim yang ada di wilayahnya masing-masing.
“Yang pendapatannya sama dengan atau kurang dari Rp. 15.000,- (Rupiah) / Hari , harapan kita semua di akhir Tahun 2024 nanti sudah 0% , untuk itu kita instruksikan kepada OPD terkait untuk mendata dan membuat program yang tepat sasaran,” ujarnya.
Kemudian juga disampaikan terkait target penurunan angka stunting di Kabupaten Solok Selatan yang masih mencapai angka 31% menjadi 14% di akhir tahun 2024.
“Tugas Kita termasuk Wali Jorong, Wali Nagari dan Camat mendata kembali by name by address masyarakat kita termasuk kemiskinan ekstrim dan stunting, inilah tugas garda terdepan kita,” tegasnya.
Wakil Bupati juga menghimbau agar bantuan yang diterima dimanfaatkan sebaik-baiknya dan tidak disalah gunakan seperti dijual atau di berikan ke pihak yang tidak berhak. “Ini program Pemerintah dalam rangka pengentasan kemiskinan, semua akan dikawal dari atas sampai kebawah, evaluasi akan terus dilakukan,” himbaunya.
Sementara itu Pj. Wali Nagari Alam Pauh Duo, Irman Syah Putra mewakili masyarakat di Nagarinya mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan, dan berharap program ini bisa terus berjalan.
“jumlah KK kami dari 10 jorong yang ada di Nagari Alam Pauh Duo sebanyak 2.222 KK, alhamdulillah kalau dipersentasekan dengan total 799 Karung atau 7.990 Kg beras yang disalurkan, 36% masyarakat kami menerima bantuan beras ini, sekali lagi mengucapkan terimakasih banyak,” katanya.
Irman juga menghimbau kepada masyarakatnya agar mendukung seluruh kegiatan-kegiatan dari pemerintah daerah dan menegaskan agar bantuan yang diterima agar digunakan sesuai peruntukkannya.
Diketahui sebelumnya, Pemerintah melalui program bantuan pangan cadangan beras 2023 menyerahkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 35,256 ton beras untuk cakupan wilayah Kabupaten Solok Selatan, dari periode Bulan Maret-April 2023, dimana menurut data terdapat sebanyak 11.752 keluarga sebagai penerima manfaat dari peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan Penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang setiap keluarga nantinya akan menerima kurang lebih 10 kilogram beras. (*)
-AQ_Rts-
