Susul Batombe Dan Rabab, Kesenian Solsel Ini Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Sawahlunto, (radiotemansejati.com) – Kesenian Gandang Sarunai khas Kabupaten Solok Selatan, baru saja mendapatkan predikat sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dari Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Adapun penyerahan sertifikat WBTB itu dilakukan di Kab. Sawahlunto oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Anshorullah, kepada Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, Senin (5/6/2023).

Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi mengatakan Pemerintahan Kabupaten Solok Selatan akan terus berupaya dalam pelestarian kesenian dan budaya di daerahnya.

“Masih banyak lagi keanekaragaman budaya yang perlu kita lestarikan, mari bersama-sama kita jaga agar tidak tergerus oleh zaman,” kata Yulian dalam keterangannya.

Gandang Sarunai pada saat ini masih ditampilkan pada acara-acara adat, seperti, pengakatan Raja-Raja dari Suku Melayu yang ada dalam Alam Surambi Sungai Pagu. Dalam istilah masyarakat Luak Kapau menyebutnya dengan bakajo atau uwak lambai (mengangkat Raja).

Selain untuk pengangkatan raja, kesenian tersebut juga dimainkan pada acara turun ke sawah dengan sebutan mambantai palo bandau, serta acara-acara pengangkatan penghulu pada kaum Suku Melayu.

Hingga saat ini, dari segi fungsi dan perkembangan Gandang Sarunai sudah meluas bukan hanya terbatas pada suku Melayu di Kecamatan Pauah Duo. Akan tetapi, sudah berkembang di setiap Nagari di sekitar Kabupaten Solok Selatan.

Gandang Sarunai merupakan ensambel perkusi yang terdiri dari dua buah gendang dengan jenis double head drum atau lazim disebut gendang ”bermuka dua”, dan satu buah alat musik tiup Sarunai.

Dalam penyajiannya, Gandang Sarunai mempunyai keunikan tersendiri bila dibandingkan dengan perkusi sejenis di Minangkabau.

Masing-masing gendang dapat menghasilkan beberapa warna bunyi, maka karakter warna bunyi inilah yang membedakan dengan jenis gendang lainnya di Minangkabau.

Sebelum Gandang Sarunai, Solok Selatan telah memiliki dua seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia, yakni Batombe dan Rabab. *)

AQ_Rts

One thought on “Susul Batombe Dan Rabab, Kesenian Solsel Ini Jadi Warisan Budaya Tak Benda

  1. Kita berharap semoga batombe mendunia, dikenal dunia dan ada suatu wadah yang melestarikan budaya ini,

Komentar Sahabat

Close
%d blogger menyukai ini: