Telkom Kucurkan Ratusan Juta Rupiah Dana CSR ke Solok Selatan

Padang Aro (radiotemansejati) РPT Telkom Indonesia Wilayah Sumatera Barat salurkan dana Coorporate Social Responsibility (CSR) nya di Kabupaten Solok Selatan. Secara resmi penyaluran tersebut dilakukan di Aula Kantor Bupati Solok Selatan, Senin (19/6/2017).

Telkom bekerjasama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi (Perindagkop) dan UKM Solok Selatan untuk melakukan pendataan UMKM yang berhak menerima CSR Telkom tersebut. Setelah dilakukan seleksi dan survey yang mendaftar akhirnya Telkom meloloskan sebanyak 25 UMKM yang berhak menerima CSR dengan nilai total Rp 380 Juta. Nilai yang diterima oleh setiap UMKM bervariasi antara Rp 10 juta sampai Rp 30 juta.

Pada sambutannya General Manager PT Telkom Indonesia Padang, Darmawi mengatakan bahwa CSR tersebut sebagai bentuk kepedulian PT Telkom Indonesia terhadap kemajuan UMKM yang ada di Solok Selatan. Sekaligus ia juga menekankan perlunya UMKM beranjak menjadi smart bisnis.

“Kami berharap nantinya UMKM yang berada di Solok Selatan mampu menjual produk yang dihasilkan melalui internet. Sehingga pasarnya tidak hanya lokal Solok Selatan namun seluruh dunia. Dengan meningkatnya penjualan maka akan semakin meningkat pula pendapatan dan ekonomi masyarakat” ujarnya.

Bupati Solok Selatan yang diwakili oleh Sekretaris daerah Kabupaten Solok Selatan, Yulian Efi mengapresiasi kehadiran CSR PT Telkom Indonesia di Kabupaten Solok Selatan. Kehadiran CSR tersebut diharapkan mampu untuk meningkatkan kualitas dari UMKM yang ada di Solok Selatan.

“Saat ini UMKM kita memang sangat membutuhkan dana untuk pengembangan usaha yang mereka miliki. Sehingga nanti diharapkan akan tumbuh UMKM yang tangguh dan berdaya saing di Solok Selatan” ungkapnya.

Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Solok Selatan, Akhirman menekankan kepada penerima CSR kali ini untuk disiplin dalam melakukan pembayaran. “Jangan sampai menunggak, apalagi macet. Karena hal ini akan berdampak buruk bagi Solok Selatan. Sehingga akan sangat sulit mendapatkan kepercayaan CSR lagi” ujarnya.

Kepala Bidang Perindagkop dan UKM Solok Selatan, Azizah Mutia mengatakan bahwa dana yang diterima oleh UKM tersebut harus dikembalikan selama dua tahun dengan bunga 6% menurun. “Setiap bulannya akan semakin kecil cicilannya” ujarnya.

Ia juga menambahkan banyak UMKM yang di tolak dikarenakan kurang memenuhi persyaratan. Persyaratan yang paling banyak ditolak adalah agunan yang memiliki pajak yang berlum terbayarkan. “agunan kendaraan bermotor banyak yang sudah mati pajak, sehingga di tolak oleh pihak Telkom” jelasnya.

Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan UKM Dinas Perindagkop dan UKM Solok Selatan, Tri Susanti (susi) mengatakan bahwa realisasi Rp 380 juta tersebut masih jauh dari target yaitu sebesar Rp 600 juta sampa dengan Rp 1 Miliar. “Karena masih jauh dari target maka kami masih membuka pendaftaran UMKM yang ingin mendapatkan dana dari CSR Telkom. Semoga pada triwulan ketiga nanti dapat tercapai” harapnya.

Komentar Sahabat

Close
%d blogger menyukai ini: