Basarnas Hentikan Pencarian Korban Diduga Hanyut

Pencarian Orang Diduga Hanyut Solok selatan

Solok Selatan – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Provinsi Sumatera Barat memutuskan untuk menghentikan pencarian korban diduga hanyut, Rusdianto (45) alias buyung yang diduga hanyut pada sabtu malam (28/12) di Kecamatan Pauh Duo, Solok Selatan, Sumatera Barat.

“setelah dilakukan evaluasi oleh Basarnas, mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan pencarian korban,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Solok Selatan, Imroni Muharramsyah di Sungai Pagu, Sabtu (4/1/2020).

Baca juga : Seorang Pemancing Diduga Hanyut di Solok Selatan

Dijelaskannya, keputusan tersebut diambil setelah selama lima hari pencarian tim tidak menemukan tanda-tanda yang cukup signifikan akan keberadaan korban.

“tim Basarnas sudah kembali ke Padang,” ujarnya.

Walaupun Basarnas sudah menghentikan pencariannya, Ia mempersilahkan bagi masyarakat maupun keluarga untuk melakukan pencarian.

” apabila ada tanda2 korban ditemukan, dapat dilaporkan ke BPBD Solok Selatan dan Basarnas,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya korban diduga hanyut saat memancing pada Sabtu malam (28/12). Korban pergi dari rumahnya di Pulakek dengan motornya sekitar pukul 19.00 WIB dan memarkirkan kendaraannya tersebut di sebelah rumah warga, Peri di Jorong Durian Tigo Capang. Sejak itu korban tidak pernah terlihat lagi.

Diduga korban terjatuh dari sebuah jembatan kayu yang sudah tua dan usang tidak jauh dari lokasi parkir korban. Tidak ada saksi mata yang melihat langsung kejadian jatuhnya korban.

Komentar Sahabat

Close
%d blogger menyukai ini: